
BANDARLAMPUNG- Walikota Bandarlampung, Hj. Eva Dwiana, mengapresiasi para atlet muda asal kota setempat karena sukses mengharumkan nama bangsa dan daerah pada ajang SEA Games XXXIII Thailand 2025.
Bentuk apresiasi itu melalui pemberian tali asih atau bonus di GOR Siger, Way Halim, Selasa (10/3/2026) malam.
Eva Dwiana menyatakan rasa bangga atas capaian para atlet yang berhasil meraih medali perak dan perunggu di kancah internasional.
Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata, bahwa kualitas atlet binaan daerah mampu bersaing dengan negara-negara lain di Asia Tenggara.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan putra-putri terbaik Lampung. Perjuangan kalian di Thailand ialah kebanggaan seluruh masyarakat Bandarlampung. Ini membuktikan, bahwa kerja keras, kita bisa berdiri sejajar dengan atlet-atlet hebat lainnya,” ujarnya.
Rincian penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung sebagai berikut Nur Halim Arlendi (karate, medali perak) Rp50 juta, Nabila Maharani (tinju, perak) Rp50 juta, Bachtiar Sanjaya (baseball, perak) Rp50 juta, Akbar Kurniawan (baseball, perunggu) Rp25 juta, dan Mahyudi Dwi Septian (pelatih baseball) Rp15 juta.
Penguatan Pembinaan
Tak hanya memberikan bonus, Eva Dwiana juga memasang target ambisius untuk masa depan olahraga di Bandarlampung.
Dia optimistis, melalui pembinaan terarah dan berkelanjutan sejak usia dini, perolehan medali atlet Bandarlampung dapat meningkat pesat.
“Jika saat ini kita menyumbangkan lima medali, ke depan saya optimistis kita bisa meraih hingga 20 medali. Capaian ini hanya bisa jika pembinaan secara konsisten,” tegasnya.
Eva menginstruksikan Komite Olahraga Nasional Indonesia Bandarlampung beserta seluruh pengurus cabang olahraga terus memperkuat program pembinaan atlet muda.
Menurutnya, sejak dini harus memupuk mental petarung agar siap menghadapi berbagai kejuaraan besar lainnya pada masa depan.
“Pemkot akan selalu hadir mendukung penuh. Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat atlet-atlet muda lainnya terus berlatih dan memberikan terbaik bagi daerah dan negara,” pungkasnya. (*)